Kamis, 16 Desember 2010
Selasa, 19 Oktober 2010
Bercengkrama dengan Alam
Kulepas pandangan bebas, dia tak akan mencari yg buruk. Aku tahu itu karena bukan itu yg kucari.
Apa yg kuinginkan?
Hal indah sederhana yg mudah ditemukan.
Tak perlu pusing, tak usah repot, pandanganku mengarah pada hijau rumput dan dedaunan, kemudian menelusuri tinggi batang pohon yg menjulang.
Aneh, mulutku tersenyum.
Rupanya telingaku menangkap kicau burung terbang berkejaran. Hinggap memungut sesuatu lalu kembali melayang membiarkan diri dibawa udara.
Oh, aku ingin menjejakkan kakiku telanjang pada tanah coklat berdebu. Kuingin merabai permukaan tubuh pohon. Kuingin kulitku terluka karena beramah tamah dengan alam.
Kuhirup sekuat mungkin udara kemudian kuhembus penat dan gundah.
Hujan yg baik, datang. Kusambut biasa saja sebagaimana penyambutan kepada teman dekat yg biasa berjumpa.
Aku sudah sampai sini. Kusudahi hingga nanti akan ada permulaan.
Diposting oleh Merakli di 19.18 0 komentar